Keunikan Alat Musik Tradisional Sunda

Bandung, kota ini berada di sebuah area yang pada jaman dahulu disebut dengan Tatar Sunda, sebuah area yang memiliki harta karun terpendam bernama sejarah dan kebudayaan, dan kental sekali terlihat di beberapa daerah di Jawa Barat, tempat bermukim para suku asli Sunda, seperti Baduy, warga Kampung Naga dan warga Ciptagelar.

Salah satu dari sekian banyak jenis alat musik tradisional Jawa Barat, adalah instrumen alat musik berbahan dasar bambu. Namun sayangnya, banyak masyarakat Jabar sendiri tidak tahu potensi dari bambu. Banyak orang Sunda yang tidak mempedulikan musik daerah sendiri, padahal Jabar menyimpan banyak potensi.

Ada berbagai macam alat musik tradisoional Sunda yang terbuat dari bambu, ada pula tari-tarian dan berbagai kuliner khas Indonesia yang semuanya menggunakan bambu. Hampir seluruh daerah di Indonesia beberapa alat music tradisionalnya yang menggunakan bambu.

Begitu juga daerah Jawa Barat (Sunda)

Calung

Calung adalah alat musik Sunda yang merupakan prototipe (purwarupa) dari angklung. Berbeda dengan angklung yang dimainkan dengan cara digoyangkan, cara menabuh calungadalah dengan memukul batang (wilahan, bilah) dari ruas-ruas (tabung bambu) yang tersusun menurut titi laras (tangga nada) pentatonik (da-mi-na-ti-la). Jenis bambu untuk pembuatan calung kebanyakan dari awi wulung (bambu hitam), namun ada pula yang dibuat dari awi temen (bambu yang berwarna putih).

Pengertian calung selain sebagai alat musik juga melekat dengan sebutan seni pertunjukan. Ada dua bentuk calung Sunda yang dikenal, yakni calung rantay dan calung jinjing.

calung rantay

Calung rantay bilah tabungnya dideretkan dengan tali kulit waru (lulub) dari yang terbesar sampai yang terkecil, jumlahnya 7 wilahan (7 ruas bambu) atau lebih. Komposisi alatnya ada yang satu deretan dan ada juga yang dua deretan (calung indung dan calung anak/calung rincik). Cara memainkan calung rantay dipukul dengan dua tangan sambil duduk bersilah, biasanya calung tersebut diikat di pohon atau bilik rumah (calung rantay Banjaran-Bandung), ada juga yang dibuat ancak “dudukan” khusus dari bambu/kayu, misalnya calung tarawangsa di Cibalong dan Cipatujah, Tasikmalaya, calung rantay di Banjaran dan Kanekes/Baduy.

Calung Jinjing

Adapun calung jinjing berbentuk deretan bambu bernada yang disatukan dengan sebilah kecil bambu (paniir). Calung jinjing terdiri atas empat atau lima buah, seperti calung kingking (terdiri dari 12 tabung bambu), calung panepas (5 /3 dan 2 tabung bambu), calung jongjrong(5 /3 dan 2 tabung bambu), dan calung gonggong (2 tabung bambu). Kelengkapan calung dalam perkembangannya dewasa ini ada yang hanya menggunakan calung kingking satu buah, panempas dua buah dan calung gonggong satu buah, tanpa menggunakan calung jongjrong Cara memainkannya dipukul dengan tangan kanan memakai pemukul, dan tangan kiri menjinjing/memegang alat musik tersebut. Sedangkan teknik menabuhnya antar lain dimelodi, dikeleter, dikemprang, dikempyung, diraeh, dirincik, dirangkep (diracek), salancar, kotrek dan solorok.

Angklung

Angklung adalah alat musik tradisional yang berasal dari Jawa Barat, terbuat dari bambu, yang dibunyikan dengan cara digoyangkan (bunyi disebabkan oleh benturan badan pipa bambu) sehingga menghasilkan bunyi yang bergetar.

Angklung yang merupakan alat musik tradisional berasal dari bambu, biasa menggunakan jenis bambu hitam (awi wulung) dan bambu putih (awi temen). Alat musik ini dibentuk menjadi tabung-tabung sebagai ruas yang akan dimainkan (dengan cara digoyang), terdiri atas beragam jenis mulai yang terkecil hingga terbesar.

Angklung biasa dimainkan oleh masyarakat Jawa Barat. Konon, dulu kerap dipakai saat ritual untuk menarik perhatian Dewi Padi (Sri Pohaci) untuk turun ke Bumi agar dapat menyuburkan tanaman padi di sawah.

Asal-usul penciptaan alat musik angklung pun dipercaya tidak jauh dari ritual bertanam padi tersebut. Tradisi masyarakat Sunda yang mempunyai mata pencaharian dari bertani sangat mempercayai kehadiran Sri Pohaci sebagai pemberi kehidupan (dikenal dengan tradisi hirup hurip).

Tradisi permainan angklung merupakan pengiring untuk alunan senandung untuk ritual terhadap Dewi Padi tersebut, melahirkan musik dan lagu yang khas. Selain itu, ritual penghormatan terhadap Dewi Padi juga dimaksudkan untuk ritual penolak bala dan bencana (ritual nyinglar), sawah mereka dihindarkan dari hama dan bencana. Musik angklung mengiringi pula saat dilakukan panen padi.

Perkembangan selanjutnya, alat musik tradisional angklung meluas hingga ke seantero Jawa dan seluruh penjuru Indonesia. Bahkan, dewasa ini, angklung telah dikenal di mancanegara, seperti yang telah diklaim oleh negara tetangga kita bahwa angklung merupakan warisan budaya mereka.

Kita patut berbangga hati karena pada 18 November 2010 badan kebudayaan dunia UNESCO menetapkan angklung sebagai alat musik warisan Indonesia untuk dunia. Angklung, jelas alat musik tradisional yang berasal dari Jawa Barat, Indonesia.

Angklung Hamburg – Indonesian Day – Pileuleuyan

 

 

Karinding

Akrabkah kamu dengan kata Karinding? Yaps, Karinding merupakan sebuah alat musik yang telah beredar di masyarakat Tatar Sunda sejak abad ke-15. Terbuat dari pelepah pohon Enau (kawung) atau sebilah bambu berdimensi 10 x 2 cm, Karinding mengeluarkan suara unik yang konon menyerupai bunyi nyaring serangga yang biasa hidup di air sawah.

Di suku-suku asli Sunda, biasanya Karinding ini digunakan untuk memikat hati lawan jenis, karena dibutuhkan kepekaan rasa dan dari “hati” dalam memainkan alat musik yang luar biasa ini. Dan anehnya lagi, alat musik ini dimainkan dengan cara mendekatkannya ke mulut untuk kemudian memukul salah satu ujungnya dengan jari, dan nada yang diperoleh pun berbeda-beda, tergantung dari bentuk rongga mulut seseorang. Ahay, keren banget bukan? Karinding memang nyaris terlupakan.

Kacapi

Kacapi adalah alat musik tradisional yang merupakan alat musik kelasik yang selalu mewarnai beberapa kesenian di tanah Sunda . Membuat kecapi bukanlah hal gampang. Meski sekilas tampak kecapi seperti alat musik sederhana, tetapi membuatnya tidaklah gampang. Untuk bahan bakunya saja terbuat dari kayu Kenanga yang terlebih dahulu direndam selama tiga bulan. Sedangkan senarnya, kalau ingin menghasilkan nada yang bagus, harus dari kawat suasa (logam campuran emas dan tembaga), seperti kecapi yang dibuat tempo dulu.

Berhubung suasa saat ini harganya mahal, senar Kecapi sekarang lebih menggunakan kawat baja.
Nada dalam kecapi sunda memiliki 5 ( pentatonis ) tangga nada yaitu Da, Mi, Na, Ti, La, .
Pasangan alat musik kecapi sunda ini biasanya adalah suling sunda yang terbuat dari bambu. Alunan musik yang mengalir akan terasa mempesona pada telinga kita jika di mainkan keduanya. Kalau saya sendiri suka rindu akan kampung halaman.

Kacapi Parahu
adalah suatu kotak resonansi yang bagian bawahnya diberi lubang resonansi untuk memungkinkan suara keluar. Sisi-sisi jenis kacapi ini dibentuk sedemikian rupa sehingga menyerupai perahu. Di masa lalu, kacapi ini dibuat langsung dari bongkahan kayu dengan memahatnya.

Kacapi siter
merupakan kotak resonansi dengan bidang rata yang sejajar. Serupa dengan kacapi parahu, lubangnya ditempatkan pada bagian bawah. Sisi bagian atas dan bawahnya membentuk trapesium.

Untuk kedua jenis kacapi ini, tiap dawai diikatkan pada suatu sekrup kecil pada sisi kanan atas kotak. Mereka dapat ditala dalam berbagai sistem: pelog, sorog/madenda, atau salendro

Saat ini, kotak resonansi kacapi dibuat dengan cara mengelem sisi-sis enam bidang kayu.
Menurut fungsinya dalam mengiringi musik, kacapi dimainkan sebagai:1. Kacapi Indung (=kacapi induk); dan
2. Kacapi Anak atau Kacapi RincikKacapi indung memimpin musik dengan cara memberikan intro, bridges, dan interlude, juga menentukan tempo. Untuk tujuan ini, digunakan sebuah kacapi besar dengan 18 atau 20 dawai.
[sunting] Kacapi rincikKacapi rincik memperkaya iringan musik dengan cara mengisi ruang antar nada dengan frekuensi-frekuensi tinggi, khususnya dalam lagu-lagu yang bermetrum tetap seperti dalam kacapi suling atau Sekar Panambih. Untuk tujuan ini, digunakan sebuah kacapi yang lebih kecil dengan dawai yang jumlahnya sampai 15.
[sunting] Penalaan dan NotasiKacapi menggunakan notasi degung. Notasi ini merupakan bagian dari sistem heptachordal pelog. Lihat tabel berikut:Pelog degung Sunda Pelog Jawa
1 (da) 6
2 (mi) 5
3 (na) 3
4 (ti) 2
5 (la) 1banyak orang (terutama yg berasalah dr tanah Parahyangan) mengatakan, jika kecapi suling sunda dimainkan maka imajinasi kita adalah suatu perkampungan yang masih terhampar luas sawah-sawah, aktifitas para petani, gunung yang hijau dan pepohonan di tengan sawah. Bagaimana dengan anda ?

Suling  Bambu / Suling Sunda

Hampir seluruh wilayah Indonesia ada alat Musik Suling dari Bambu,  umumnaya yang paling dikenal  adalah alat musik Suling Sunda.
Alat musik ini adalah alat musik tiup terbuat dari bambu Tamiang, salah satu jenis bambu yang tipis dan diameter kecil sehingga cocok untuk dibuat seruling, suling Sunda disebut ‘suling’ yang biasa menemani Kacapi, gamelan dan gamelan Tembang Sunda, suara yang dihasilkan sangat unik dan membangkitkan jiwa pendengar, itu karena skala nada seruling dan jiwa pemain suling.
Oleh karena itu mari alat musik tradisional Suling Bambu  dari Sunda ini harus kita lestarikan agar tidak diklaim oleh bangsa lain

Video Musik Bambu & Kecapi

 

 

Gamelan Degung
Ada beberapa gamelan yang pernah ada dan terus berkembang di Jawa Barat, antara lain Gamelan Salendro, Pelog dan Degung. Gamelan salendro biasa digunakan untuk mengiringi pertunjukan wayang, tari, kliningan, jaipongan dan lain-lain. Gamelan pelog fungsinya hampir sama dengan gamelan salendro, hanya kurang begitu berkembang dan kurang akrab di masyarakat dan jarang dimiliki oleh grup-grup kesenian di masyarakat. Hal ini menandakan cukup terwakilinya seperangkat gamelan dengan keberadaan gamelan salendro, sementara gamelan degung dirasakan cukup mewakili kekhasan masyarakat Jawa Barat. Gamelan lainnya adalah gamelan Ajeng berlaras salendro yang masih terdapat di kabupaten Bogor, dan gamelan Renteng yang ada di beberapa tempat, salah satunya di Batu Karut, Cikalong kabupaten Bandung. Melihat bentuk dan interval gamelan renteng, ada pendapat bahwa kemungkinan besar gamelan degung yang sekarang berkembang, berorientasi pada gamelan Renteng.

Bonang

Satu set sepuluh sampai empat-belas gong- gong kecil berposisi horisontal yang disusun dalam dua deretan, diletakkan di atas tali yang direntangkan pada bingkai kayu. Pemain duduk di tengah-tengah pada sisi deretan gong beroktaf rendah, memegang tabuh berbentuk bulat panjang di setiap tangan.
Ada tiga macam bonang, dibeda-bedakan menurut ukuran, wilayah oktaf, dan fungsinya dalam ansambel.
Bonang Barung :
Bonang berukuran sedang, beroktaf tengah sampai tinggi, adalah salah satu dari instrumen-instrumen pemuka dalam ansambel.
Khususnya dalam teknik tabuhan pipilan, pola-pola nada yang selalu mengantisipasi nada-nada yang akan datang dapat menuntun lagu instrumen-instrumen lainnya.
Pada jenis gendhing bonang, bonang barung memainkan pembuka gendhing (menentukan gendhing yang akan dimainkan) dan menuntun alur lagu gendhing.
Pada teknik tabuhan imbal-imbalan, bonang barung tidak berfungsi sebagai lagu penuntun; ia membentuk pola-pola lagu jalin-menjalin dengan bonang panerus, dan pada aksen aksen penting bonang boleh membuat sekaran (lagu-lagu hiasan), biasanya di akhiran kalimat lagu.Bonang Panerus
Bonang yang paling kecil, beroktaf tinggi.
Pada teknik tabuhan pipilan, bonang panerus berkecepatan dua kali lipat dari pada bonang barung.
Walaupun mengantisipasi nada-nada balungan, bonang panerus tidak berfungsi sebagai lagu tuntunan, karena kecepatan dan ketinggian wilayah nadanya.
Dalam teknik tabuhan imbal-imbalan, bekerja sama dengan bonang barung, bonang panerus memainkan pola-pola lagu jalin menjalin.
Ikat Kepala Hip Sunda
Bila kamu memperhatikan para seniman atau musisi yang sangat memegang peranan di kota Bandung ini, kamu wajib juga melirik ke arah penutup kepala yang mereka kenakan. Banyak di antara mereka yang menggunakan selembar kain dengan warna hitam sebagai dasarnya dan berwarna biru pada motif batiknya, kawan! Ternyata oh ternyata, ikat kepala hip tersebut berasal dari kostum sehari-hari yang dikenakan oleh para warga suku Baduy luar, pembaca! Biasanya, para warga Baduy Luar ini mengenakan baju Kampret yang mereka tenun sendiri, ditemani dengan sang ikat kepala yang sangat menjamur di kalangan anak muda Bandung. Salah satu bukti otentik atas penyebaran tren tradisional dan isu budaya yang menjamur dari mulut ke mulut. Ciamik!

Pusaka Keindahan Nias

Lompat batu di Desa Bawomataluo, Nias Selatan. Lompat batu menjadi salah satu andalan wisata budaya Nias.

Tiga bocah berlarian di tepi pantai mengejar ban bekas yang mereka gelindingkan. Bayangnya terpantul di genangan air laut kala sinar lembayung membingkai sore itu. Perpaduan warna langit, ombak laut, pasir, dan aktivitas warga menjadi panorama yang begitu indah memancing siapa saja untuk berlama-lama tinggal.

Tak jauh dari anak-anak itu, seorang pelancong penuh konsentrasi memperagakan gerakan-gerakan yoga. Angin laut yang segar amat membantunya menghilangkan lelah setelah perjalanan jauh.

Itulah sekelumit keindahan Pantai Moale, Nias Selatan. Pantai Moale adalah satu dari 14 pantai indah di pulau Nias. Pantai ini memiliki garis pantai yang lurus dan panjang. Bagi para pelancong, titik ini menjadi obyek yang wajib dikunjungi. Jaraknya sekitar dua jam perjalanan darat dari Teluk Dalam, ibu kota Kabupaten Nias Selatan, atau sekitar tiga jam perjalanan dari Gunung Sitoli, Nias Induk. Di pantai ini berdiri kafe dan beberapa gubuk kecil berkapasitas enam sampai delapan orang untuk sekadar duduk-duduk menikmati indahnya laut.

”Pantai Sorake di Nias Selatan juga bagus banget saat matahari terbit. Di bulan Juni-Juli banyak turis bertandang untuk berselancar. Sayang, kami tidak sempat mampir ke pantai lantaran hujan lebat.

Pantai di Nias Barat pun tak kalah menggoda. Persisnya di Desa/Kecamatan Sirombu, Nias Barat. Di sore hari, pelancong bisa menikmati para penggembala menggiring sapi untuk pulang melewati pantai. Pemandangan itu begitu unik ketika sapi-sapi itu berlarian berarak di atas pasir pantai, sementara suara deru kaki-kakinya beradu dengan bunyi ombak laut yang tiada henti menepi.

Di desa ini berdiri pelabuhan yang pemandangannya begitu indah karena sekitar satu mil dari pelabuhan terdapat pulau-pulau kecil seperti Pulau Asu dan Pulau Bawa. Ombak di pulau ini dulu mencapai tujuh sampai 10 meter sehingga banyak peselancar memacu andrenalinnya di sana. Keindahan alam bawah lautnya pun memesona untuk para penyelam.

”Sekarang sudah jarang peselancar bermain di sini. Akibat tsunami, ombaknya tidak sebesar dulu lagi,” kata seorang pemilik warung di Sirombu.

Sekadar catatan, desa Sirombu mengalami kerusakan paling parah ketika tsunami menghantam Nias pada akhir Desember 2004. Puing-puing bangunan di pantai Sirombu mampu ”memberi” kabar betapa dahsyatnya daya rusak tsunami dan betapa berat penderitaan warga kala itu. Saat itu tercatat 850 korban meninggal dan 35.000 rumah hancur dan rusak. Sebagian besar terdapat di Sirombu.

Masih ingin menjelajah pantai? Cobalah berkunjung ke Afulu di Nias Utara. Selain terdapat pantai pasir putih, pantai ini juga menyajikan keindahan pasir merah. Masyarakat Nias Utara menyimpan cerita tentang naga raksasa jahat yang tewas di tangan seorang pendekar sakti. Darah naga mengalir dan menyebabkan sepanjang pantai berwarna merah. ”Itu yang diyakini warga,” kata Elisman Nazara, warga Nias Utara.

Wisata budaya

Jika bosan menikmati keindahan alam, pelancong bisa menikmati wisata budaya Nias yang masih sangat kental, terutama di Nias Selatan. Desa-desa adat, situs-situs megalitikum (batu besar), serta cerita yang melingkupinya amat menarik. Tanpa mengunjungi tempat-tempat tersebut, cerita mengenai keagungan megalitikum atau keunikan desa-desa adat terasa hambar.

Cobalah kunjungi situs megalitikum di Desa Lahusa Idano Tae, Kecamatan Gomo. Batu-batu ukuran raksasa itu merekam sejarah kebudayaan bagaimana para pendahulu warga Nias berperilaku. Nilai-nilai luhur dan kearifan lokal terekam abadi di antara batu-batu andesit itu. ”Batu-batu itu menjadi saksi bagaimana pendahulu kami berupaya dan berjuang demi martabat,” kata Atoli alias Ama Gustav, pemuka adat di Desa Lahusa Idano Tae.

Menyaksikan batu yang beratnya berton-ton dengan ketinggian hingga 1,5 meter itu, terbayang bagaimana suku Nias mengukir, menata, dan mengangkatnya. ”Saya sendiri masih belum bisa membayangkannya,” kata Ama Gustav yang dipercaya sebagai generasi ke-11 dari generasi pertama suku Nias.

Sayangnya, situs megalit di Lahusa Idano Tae yang diagungkan warga itu tidak terawat sehingga tidak menarik secara visual. Berbeda dengan megalit di desa Orahili Fau dan Bawomataluo, Kecamatan teluk Dalam. Batu-batu itu begitu terawat dan masih dimanfaatkan warga untuk sekadar duduk-duduk atau untuk upacara adat.

Hampir di halaman setiap rumah terdapat batu besar sepanjang 1,5 meter, lebar 1 meter, tebal 20 sentimeter. Beberapa ukurannya sedikit lebih kecil. Peninggalan leluhur Nias berupa megalit itu terdapat pula di Desa Ulayama, Kecamatan Lolowa’u, dan Onolimbu, Nias Barat.

Khusus di desa Bawomataluo, pelancong bisa menikmati sajian Tari Perang (Baluse) dan lompat batu (hombo batu), dua tradisi Nias yang amat terkenal itu. Dua tradisi ini sekarang kerap diperagakan khusus untuk menjamu para pelancong, tentu tidak gratis. ”Untuk peragaan tari perang biasanya kami minta tarif Rp 5 juta sampai Rp 10 juta. Dana ini untuk para pemain yang jumlahnya mencapai 50 orang,” kata Hikayat Manao, tokoh masyarakat Nias.

Daya tarik budaya dan keindahan alam Nias seolah tiada habisnya meskipun pernah dikoyak tsunami. Dari ujung utara sampai ujung selatan Nias menyajikan keindahan yang sulit ditemukan di tempat lain. Sayangnya, infrastruktur dan fasilitas lain kurang mendukung keindahan itu. Jika pemerintah serius memerhatikan Nias, tentu potensi-potensi itu bisa menjadi sumber kesejahteraan dan kemajuan warga Nias.

Tari Maena, Simbol Sukacita Suku Nias

Suku Nias merupakan kelompok masyarakat yang tinggal di pulau Nias, propinsi Sumatera Utara. Mereka memiliki sebuah tarian tradisional yang sejak dulu hingga kini tetap ditarikan yakni tari Maena. Suku Nias menjadikan tari Maena sebagai tarian kolosal yang penuh sukacita.  Tari Maena seringkali menjadi pertunjukan hiburan ketika suku Nias menyelenggarakan pesta pernikahan adat. Dalam upacara pernikahan adat, pertunjukan tari Maena diselenggarakan ketika mempelai lelaki tiba di rumah mempelai wanita. Tarian ini ditarikan oleh keluarga dari pihak mempelai lelaki untuk memuji kecantikan mempelai wanita dan kebaikan keluarga pihak wanita. Setelah mempelai lelaki, keluarga dari mempelai wanita pun menyambut kedatangan keluarga pihak lelaki dengan menyelenggarakan tari Maena.

 Tarian ini menjadi simbol untuk memuji mempelai lelaki beserta keluarganya. Sesekali, Tari Maena menjadi tari penyambutan tamu kehormatan yang berkunjung ke pulau Nias. Dalam sebuah pertunjukan, tari Maena ditarikan oleh beberapa pasang penari lelaki dan wanita.  Dari awal hingga pertunjukan usai, gerakan tari Maena didominasi dengan perpaduan gerak tangan dan kaki. Gerakannya terlihat sederhana namun tetap penuh semangat dan dinamis.
Kesederhanaan gerak itulah yang membuat siapa saja termasuk anda dapat menjadi penari tari Maena. Tidak ada batasan berapa jumlah penari Maena. Semakin banyak peserta tari Maena, gerakan tari Maena semakin terlihat semangat.Daya tarik utama dari tari Maena yakni lantunan beberapa rangkaian pantun Maena. Pantun Maena disampaikan oleh satu atau dua orang pemain yang dalam bahasa Nias disebut Sanutuno Maena. Tidak semua orang dapat menjadi Sanutuno Maena. Seorang Sanutuno Maena harus fasih berbahasa Nias.
Biasanya, yang menjadi Sanutuo Maena yakni tetua adat atau sesepuh suku Nias. Isi pantun disesuaikan dengan waktu pertunjukan tari Maena dipertunjukkan. Ketika tari Maena diselenggarakan pada pesta pernikahan, pantun biasanya berisi kegembiraan dan doa untuk kedua mempelai. Namun ketika tari Maena dijadikan tari penymbuta tamu kehormatan, pantun Maena menggambarkan rasa hormat warga Nias kepada tamu. Pantun Maena biasanya disampaikan pada awal pertunjukan.
 Setelah Sanutuo Maena menyampaikan beberapa bait pantun, pertunjukan tari Maena dilanjutkan dengan nyanyian berbahasa Nias. Dengan lantang, para penari Maena menyanyikan beberapa syair lagu yang isinya disesuaikan dengan tema acara. Mulai dari awal penyampaian, lirik lagu dalam pertunjukan tari Maena tetaplah sama dan disampaikan secara berulang. Syair lagu itulah yang mengiringi gerakan para penari Maena hingga pertunjukan tari Maena usai.
Ketika berada di pulau Nias, tidak ada salahnya jika anda juga mencoba untuk mentarikan tari Maena bersama warga Nias dan para penari Maena. Untuk memperoleh informasi lebih lanjut tentang pertunjukan tari Maena, para pemandu wisata dari biro perjalanan wisata di pulau Nias dapat membantu anda.

Rahasia Umur Panjang ala Orang Yahudi

Para ilmuwan akan mempelajari sel punca orang Yahudi yang memiliki garis keturunan Eropa Timur. Upaya itu dilakukan untuk mengungkap rahasia panjang umur mereka yang kebanyakan berusia lebih dari 100 tahun meski mereka mengonsumsi alkohol, makanan berlemak, dan merokok.

Untuk mencapai tujuan tersebut, para ilmuwan di Cornell Medical College, New York, Amerika Serikat, akan mempelajari sel punca selusin Yahudi Ashkenazi yang pernah mengalami penganiayaan berat, yang berasal dari Rusia. Riset sel punca akan dilakukan pada sel jantung, paru-paru, hati, dan sel lainnya.

Dr Todd Evans, ilmuwan yang memimpin studi itu, mengakui kekagumannya terhadap “sel panjang umur” yang bisa mengusir serangan jantung, kanker, dan penyakit yang mengancam jiwa lainnya. Padahal, “Mereka panjang umur bukan karena melakoni gaya hidup sehat,” katanya. Ia pun yakin kekebalan itu berkaitan dengan sel punca.

Dr Evans bersama timnya akan mengekstrak sel punca dari darah orang Yahudi yang sudah lanjut usia. Kemudian mereka akan mengubahnya menjadi sel organ vital yang akan memanfaatkan sel sehat tersebut. Sel itu nantinya akan menjalani stres tes yang dilanjutkan dengan pengamatan secara teliti. Hasil tes ini masih memerlukan waktu cukup lama untuk dikaji dengan hati-hati hingga sebuah kesimpulan dicapai. Meski begitu, studi ini bisa menjadi awal untuk mengungkap rahasia panjang umur.

Makhluk Misterius Yang Terbang Pada Peristiwa 911

Pada tanggal 11 September 2001, menara kembar WTC ditabrak oleh dua pesawat terbang. Menara kembar tersebut runtuh, rata dengan tanah. Semua mata dunia memandang peristiwa tersebut. Tentu saja, peristiwa tersebut mengubah pandangan dunia tentang terorisme. Namun, Pada saat runtuhnya menara kembar tersebut, satu makhluk misterius tertangkap kamera sedang terbang di sekitar gedung tersebut.

Steve Moran, seorang penduduk New York berkata,”Aku tinggal di New York dan ketika aku mendengar menara kembar diserang, aku segera bergegas ke lokasi untuk mengambil foto. Pertama-tama, aku mengambil gambar para pekerja medis yang sedang memberikan pertolongan. Lalu aku mengambil foto di sekitar lokasi kearah selatan di jalan Greenwich. Ketika aku pulang, aku menyadari ada suatu objek yang tertangkap kameraku.”

Steve melanjutkan.”Sepertinya seorang malaikat sedang melayang diatas puing-puing pecahan gedung WTC. Tidak mungkin itu seekor merpati atau bangau karena ukurannya yang besar. Lagipula, kami tidak memiliki burung pelikan atau burung bangkai di New York”
Steve juga memperlihatkan foto lainnya yang mengambil gambar di lokasi yang sama, namun tidak terlihat adanya objek tersebut. Hal ini mengindikasikan bahwa makhluk tersebut adalah objek yang bergerak. Steve menggunakan Kamera digital Kodak DC 4800, dan ia percaya makhluk itu adalah malaikat penolong ataupun malaikat maut.

Para peneliti yang mulanya meragukan foto tersebut kemudian melakukan penelitian terhadap foto atau rekaman peristiwa WTC, dan yang mengejutkan mereka menemukan objek bergerak serupa dari rekaman video CNN. Dengan menggunakan rasio 8:1 dan membandingkannya dengan lebar menara WTC (250 kaki), maka objek bergerak itu seukuran seekor Pterodactyl.

Coba bandingkan bentuk objek itu dengan seekor Pterodactyl. Yang lain mengatakan bahwa makhluk itu lebih menyerupai Mothman dibanding Pterodactyl. Namun Mothman belum pernah terlihat di New York sebelumnya.

Dibanding dengan dugaan Steve bahwa objek itu adalah malaikat, para peneliti lebih mempercayai teori bahwa objek itu adalah seekor Pterodactyl. Tapi tentu saja..masih menjadi sebuah misteri …

Akrobatik Nan Unik Saat Melakukan Lemparan Ke Dalam

Lemparan ke dalam yang unik …….

Anda pasti mengenal Rory Delap, gelandang Stoke City yang sangat terkenal karena lemparan kedalamnya yang sangat kuat. Delap sangat ditakuti jika Stoke mendapatkan kesempatan lemparan kedalam di dekat kotak penalti lawan, dan tak jarang akibat lemparan Delap tersebut, Stoke bisa mencetak gol. Sejak 2007, Stoke setidaknya sudah mendapatkan 36 gol yang berawal dari lemparan Delap. Luar biasa!

Delap memang memiliki lengan yang kuat. Tak mengherankan, karena sejak ia masih sekolah, ia merupakan juara lomba lempar lembing. Ia bahkan sempat diusulkan untuk menjadi wakil Irlandia di ajang Olimpiade untuk cabang lempar lembing.

Satu-satunya cara untuk menyaingi kuatnya lemparan Delap adalah dengan menambah kekuatan ayunan lengan ketika melempar bola. Dan jika tak memiliki lengan yang bisa mengayun dengan kuat, toh hal tersebut masih bisa diakali.

Seperti yang dilakukan oleh Brandon Buckholder. Di pertandingan melawan Irmo High School, bek kiri Wando High School ini melakukan lemparan ke dalam dengan cara berakrobatik terlebih dahulu hingga akhirnya menciptakan lemparan yang sangat kuat dan tepat mengarah ke dalam kotak penalti rekan setimnya pun sukses menyundul bola tersebut hingga akhirnya mencetak gol bagi Wando.

Lemparan ke dalam yang…………… tak biasa.

Pesepakbola-Pesepakbola Yang Diincar Klub Besar Eropa di Transfer Musim Panas

Ketika jendela transfer musim panas dibuka, pasar jual beli pemain pun langsung meroket tajam. Selalu ada gosip baru setiap harinya mengenai transfer pemain.

Dan ini adalah beberapa nama yang diincar oleh klub-klub besar Eropa musim ini. Dan bisa saja salah satu di antaranya adalah favorit anda?

            Javier Pastore

            Klub: Palermo

            Harga: 44 Juta Pound.

Menjalani musim yang luar biasa di Serie A, orang Argentina ini jelas langsung menarik perhatian banyak klub raksasa di Eropa. Menurut presiden Palermo, Maurizio Zamparini, Chelsea sudah melepaskan sebuah tawaran untuknya –yang ditolak mentah mentah. “Jika seseorang mau membeli Pastore, harganya 44 Juta Pound.” Dengan harga setinggi itu, apakah Manchester City, Real Madrid, atau Inter Milan masih berminat? We’ll see.

            Cesc Fabregas

            Klub: Arsenal

            Harga: 50 Juta Pound.

Basi? Mungkin. Tapi transfer Cesc Fabregas masih jauh dari berakhir. Meskipun terlihat jelas menginginkannya, Arsene Wenger menyebut Barcelona masih belum melakukan penawaran apapun. Ini membuat tim lain semacam Real Madrid dan Manchester City mulai bersiap untuk bersaing dan memboyong pemain Spanyol ini pergi dari Emirates Stadium.

            Neymar

            Klub: Santos

            Harga: 30 Juta Pound

Talenta besar dari Amerika Selatan ini membuat para penonton Inggris terpesona saat tampil membela Brazil dalam kemenangan 2-0 atas Skotlandia di Emirates bulan Maret kemarin. Chelsea dan Real Madrid menjadi dua nama terdepan yang mungkin akan mendapatkannya dari Santos –tim yang dibawanya meraih dua gelar Liga di Brazil berurutan.

            Radamel Falcao

            Klub: FC Porto

            Harga: 26 Juta Pound

Salah satu nama yang bersinar dalam musim luar biasa FC Porto. Ia membantu klubnya ini meraih treble. Caranya? Mencetak rekor 17 gol dalam Europa League. Sebuah ketajaman yang tentunya membuat beberapa klub langsung tertarik mendatangkannya. Yang sering disebut belakangan adalah duet London Utara, Arsenal dan Spurs, sangat berminat. Tapi Porto juga sepertinya akan berat melepas pemain in

            Eden Hazard

            Klub: Lille

            Harga: 20 Juta Pound

Seorang pemain muda dengan sederet peminat. Orang Belgia ini memenangi Player of The Year di Ligue 1 musim ini setelah membawa klubnya meraih juara untuk pertama kalinya dalam 57 tahun. Beberapa berita menyebut ia masih ingin bertahan di klubnya sekarang. Tapi dengan penampilan bersinar sepanjang musim, sulit untuk membuat para Elit Eropa tidak berusaha mendapatkannya. Arsenal, Liverpool, Spurs, Manchester United, Milan, Inter, dan Barcelona dikabarkan terus memantau perkembangan anak muda berusia 20 tahun ini.

            Mario Gotze

            Klub: Borussia Dortmund

            Harga: 15 Juta Pound

Ozil who? Nama Gotze belakangan kembali disebut-sebut setelah penampilannya yang semakin matang di Bundesliga. Masih berusia 18 tahun, ia sudah meraih gelar musim lalu. Dan kali ini sedang menatap Manchester United. Tim ini dikabarkan sangat ingin mendatangkan Gotze untuk mengisi lini tengah mereka yang butuh amunisi tambahan –terutama setelah pensiunnya Paul Scholes.

            Marko Marin

            Klub: Werder Bremen

            Harga: 15 Juta Pound

“The German Messi”? Hmm. Sebuah julukan yang menarik. Penampilannya sepanjang musim ini cukup bagus dan mengundang ketertarikan beberapa tim dari Liga Premier. Arsenal dan Manchester United menjadi yang terdepan untuk mendapatkan sang pemain sayap. Setelah Ozil musim lalu, Marin bisa menjadi yang selanjutnya meninggalkan Bremen.

            Wesley Sneijder

            Klub: Inter Milan

            Harga: 30 Juta Pound

This can be huge. Sir Alex Ferguson adalah pengagum Sneijder sejak lama dan ia ingin pemain ini menggantukan posisi Paul Scholes. Pemain Belanda berusia 26 tahun ini menjalani musim yang sukses di Inter musim lalu dan sedikit menurun musim ini. Tapi skill dan pengaruhnya di lapangan masih membuatnya menjadi aset berharga bagi Inter dan incaran level tinggi bagi klub lain. Chelsea juga kabarnya memantau perkembangan pemain ini.

            Fabio Coentrao

            Klub: Benfica

            Harga: 26 Juta Pound

Bek kiri yang punya kemampuan menyerang ini membuat banyak klub elit Eropa tertarik untuk mendapatkannya. Penampilan hebatnya untuk Benfica sukses membantu timnya ini lolos ke semifinal Europa League. Presiden Benfica, Luis Filipe Vieira, sudah menegaskan bahwa pemainnya ini tidak akan meninggalkan klub untuk tawaran di bawah 26 Juta Pound. Manchester City, Liverpool, Milan, Madrid, Bayern Muenchen, dan Chelsea sekarang sudah tahu berapa angka yang harus dituliskan di cek mereka.

            Giueseppe Rossi

            Klub: Villareal

            Harga: 25 Juta Pound

Striker berusia 24 tahun ini adalah top scorer Villareal di La Liga dan dikabarkan menjadi target Spurs pada jendela transfer bulan Januari silam. Tapi sepertinya peluang tim London Utara ini untuk mendapatkannya menipis setelah tiba-tiba Barcelona menunjukkan ketertarikannya untuk memboyong mantan pemain Manchester United ini ke Nou Camp. Perempat finalis atau tim juara? Easy choice.

ALIEN di Taman Kota Chilli Yang Tertangkap Kamera

Banyak bukti berupa foto atau video telah dikemukakan untuk membuktikan adanya makhluk ruang angkasa atau Extra terestrials. Mungkin banyak yang palsu, namun mungkin juga ada yang asli. ini adalah satu foto yang patut dilihat.
Foto dibawah ini diambil oleh seorang fotografer profesional bernama Enrique Sepulvada di taman kota di Chili pada tanggal 24 Mei 2004. Dalam fotonya, terlihat adanya makhluk aneh sedang menyeberang jalan. Ia menyadari ada objek tersebut ketika ia mendownload foto tersebut ke komputernya. Foto tersebut telah diperiksa dan dipastikan bukan tipuan. Situs-situs di internet mulai mendiskusikan foto ini dan menyatakan makhluk yang tertangkap kamera adalah alien.

Menurut para peneliti, apabila foto tersebut adalah hasil tipuan photoshop, maka dipastikan yang membuatnya adalah seorang yang sangat berbakat karena akan sangat sulit menghasilkan tipuan seperti yang tampak pada foto tersebut. Namun satu pertanyaan masih menggelitik pikiran saya, apabila Enrique adalah seorang fotografer profesional, mengapa hasil jepretannya kabur ? Hmm…

see that little guy..?